Kesuksesan Sejati
Maka bersyukur dan bersiap-siaplah untuk rugi
Jika hari ini sedang rugi
Maka bersabarlah untuk menunggu datangnya untung
Jangan takut untuk rugi
Berusahalah terus dan jangan berhenti
Karena jika berhenti
Kegagalan yang akan kau dapati
Jangan sombong jika untung
Bersyukurlah terus dan jangan bergantung
Karena Jika bergantung
Untung akan berubah menjadi buntung
Lakukan inovasi dan pandai-pandailah memotivasi diri
Jangan cuma 1 atau 2 kali, tapi lakukan berkali-kali
Bila perlu 1000 atau 1 juta kali sampai ada titik yang pasti
Yang sangat berarti demi kesuksesan sejati
Semoga Allah SWT meridhoi
Jalan yang kita tapaki
Janganlah sok tau tentang apa yang terjadi di kemudian hari
Karena Takdir Allah sudah pasti dan Dia Maha Mengetahui
Muhammad Supendi
(yang masih belajar tentang arti kesuksesan sejati)
Bersahabatlah karena Allah
Apabila kau ingin berteman
Janganlah kerana kelebihannya
Kerana mungkin dengan satu kelemahan
Kau mungkin akan menjauhinya
Andai kau ingin berteman
Janganlah kerana kebaikannya
Kerana mungkin dengan satu keburukan
Kau akan membencinya
Andai kau ingin sahabat yang satu
Janganlah kerana ilmunya
Kerana apabila dia buntu
Kau mungkin akan memfitnahnya
Andai kau ingin seorang teman
Janganlah kerana sifat cerianya
Kerana andai dia tidak pandai menceriakan
Kau mungkin akan menyalahkannya
Andai kau ingin bersahabat
Terimalah dia seadanya
Kerana dia seorang sahabat
Yang hanya manusia biasa
Janganlah diharapkan sempurna
Kerana kau juga tidak sempurna
Tiada yang biasa-biasa
Menjadi satu yang sempurna
Tapi bersahabatlah karena Allah
Bersahabatlah karena aqidah Islam
Bersabatlah karena kita saudara Fillah
Yang sama-sama dinaungi Islam
Insya Allah…
Wanita Idamanku
Di sela-sela bayang yang lain
Ku ingin jadi bagian dari hatimuTak peduli apa jua yang harus kepertaruhkan
Ya Allah…
Seandainya telah Kau catatkan
Dia milikku , tercipta untukku
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Agar sempurna agamaku
Ya Rabb ku mohon…
Apa yg telah Kau takdirkan
Ku harap dia adalah yang terbaik untuk ku
Karena Engkau tahu segala isi hatiku
Pelihara daku dari kemurkaan -Mu
Amin…
muhammad supendi
(yang masih belajar tentang arti cinta)
di Puncak Kegalauan Hati
Ku heran sama diriku ini...
Udah tau hidup ini akan sirna..masih sibuk menghabiskan waktu tuk perolehnya
Udah tau "cinta makhluk" itu memperdaya... masih juga tertipu olehnya...
Udah tau cantik itu hanya sementara... masih juga terkesan olehnya...
Aneh........
Ku coba baca buku-buku tentang akhirat...,
Tentang betapa sempurnanya kenikmatan disana...,
Betapa lezatnya apa yang tersedia...
Betapa indahnya nuansa yang tercipta...
Betapa abadi kehidupannya,..
Kemudian ku baca tentang dunia.,
Betapa fana kehidupannya..
Betapa sirna apa yang ada didalamnya..
Betapa hina orang yang larut didalamya...
Betapa fatamorgana kehidupannya...
Namun hanya sebentar bertahan melekat didada...
Ku teringat dengan perkataan Imam Ali Radhiyallahu'anhu…
" Wahai Dunia... tunjukkan tipu dayamu kepada siapa saja selain aku
Adakah aku yang akan kau tipu..., ataukah kepadaku kau tujukan rayuanmu..??
Sungguh..., aku telah 'menceraimu talak tiga' tak mungkin rujuk kembali
Usiamu pendek... majlismu hina..., dan bahayamu besaaar...!!!
Oh.... Betapa sedikitnya perbekalan..., Betapa Jauhnya Perjalanan..,
dan betapa sepinya perantauan "
Aneh.....
Pertanyaan cambukkan yang sering ku lontarkan kepada diriku..
1. Apa yg kamu cari didunia yang sementara ini wahai pendi..?????
2. Mau kemana kamu didunia ini wahai pendi..???
Terkadang mujarab juga untuk beberapa waktu.. namun... kemudian
kadarnya melemah lagi...
Aneh...
Ya Allah... Bantu hambamu ini.....
Ya Allah... Kekalkan Hidayah-Mu kepada ku...
Ya Allah... Janganlah Engkau berlepas diri dariku disebabkan kejahilanku..,
Ya Allah... Pandangi diriku yang dhoif ini dengan rahmat-Mu....
Merah merekah ketika pagi,
Mewarnai awalnya hari.
Bersama harapan yang menyertai…
muhammad supendi
(dari seorang hamba Allah yang sedang dalam perjalanan...)